Sabtu, 02 Maret 2013
catatan hati
NIAT YANG IKHLAS
Setiap hamba Allah memiliki kemampuan dan kemauan dalma beribadah yang berbeda-beda. Sedangkan nilai ibadah seorang hamba di hadapan Allah ditunjukkan dengan ikhlasnya dalam beramal. Tanpa keikhlasan takkan berarti apa-apa amal seorang hamba. Tidak akan ada nilainya di sisi Allah jika tidak ikhlas dalam beramal.
Niat adalah pengikat amal. Keikhlasan seseorang benar-benar menjadi teramat sangat penting dan akan membuat hidup ini menjadi lebih mudah, indah dan jauh lebih bermakna.
Balasan yang dinikmati oleh hamba Allah yang ikhlas adalah akan memperoleh pahala amal, walaupun amalan tersebut belum dilakukan. Disamping itu akan merasakan ketentraman jiwa, ketenangan batin. Betapa tidak? Karena dia tidak diperbudak oleh penantian untuk mendapatkan pujian, penghargaan atau imbalan. Dipuji atau tidak sama saja.
KONSENTRASIKAN AMALMU HANYA KEPADA ALLAH
Orang yang ikhlas adalah orang yang tidak menyertakan kepentingan pribadi ataupuan imbalan duniawi dari apa yang dapaat dia lakukan. Konsentrasi orang ikhlas hanya satu, yakni bagaimana agar apa yang dilakukannya diterima oleh Allah.
Berhati-hatilah bagi orang-orang yang ibadahnya temporal, karena bisa jadi perbuatan tsb merupakan tanda-tanda keikhlasan belum sempurna. Yang ukuran nilai ibadahnya adalah duniawi. Misalnya ketika wudlu…ternyata disamping ada seoran gulaa yang cukup terkenal dan disegani, makan wudlu kita pun secara sadar atau tidak tiba-tiba dibagus-baguskan.
Hamba Allah yang ikhlas mampu beribadah secara istiqamah dan terus menerus kontinu. Orang-orang yang ikhlas adalah orang yang kualitas amalnya dalam kondisi ada atau tidak adanya orang yang memperhatikan adalah sama. Berbeda dengan orang yang kurang ikhlas, ibadahnya justru lebih bagus ketika ada orang lain memperhatikannya.
Seorang pembicara yang tulus tidak harus merekayasa aneka kata-kata agar penuh pesona, tetapi dia usahakn agar setiap kata-kata yang diucapkan benar-benar menjadi kata-kata yang disukai Allah. Bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya, dan maknanya. Selebihnya terserah Allah, kalau ikhlas walaupun sederhana kata-kata kita, Allah-lah yang Maha Kuasa menghunjamkannya ke dalam setiap kalbu.
Oleh karena itu tidak perlu terjebak oleh rekayasa-rekayasa. Allah samasekali tidak membutuhkan rekayasa karena Dia Maha Tahu segala lintasan hati, Maha Tahu segalanya! Semakin jernih, semakin bening, dan semakin bersih segala apa yang kita lakukan atau semakain seluruh aktivitas ditujukan semata-mata karena Allah, maka kekuatan Allah lah yang akan menolong segalanya.
IKHLAS, RAHASIA PARA KEKASIH ALLAH
Seorang sahabat dengan mimik serius mengajukan sebuah pertanyaan,“Ya kekasih Allah, bantulah aku mengetahui perihal kebodohanku ini. Kiranya engkau dapat menjelaskan kepadaku, apa yang dimaksud ikhlas itu?“
Nabi SAW, kekasih Allah yang paling mulia bersabda,“Berkaitan dengan ikhlas, aku bertanya kepada Jibril a.s.apakah ikhlas itu?Lalu Jibril berkata,“Aku bertanya kepada Tuhan yang Maha Suci tentang ikhlas, apakah ikhlas itu sebenarnya?“ Allah SWT yang Mahaluas Pengetahuannya menjawab,“Ikhlas adalah suatu rahasia dari rahasia-Ku yang Aku tempatkan di hati hamba-hamba-Ku yang Kucintai.“(H.R Al-Qazwini)
Dari hadits diatas nampaklah bahwa rahasia ikhlas itu diketahui oleh hamba-hamba Allah yang dicintai-Nya. Untuk mengetahui rahasia ikhlas kita tidak lain harus menggali hikmah dari kaum arif, salafus shaalih dan para ulama kekasih Allah.
Antara lain Imam Qusyaery dalam kitabnya Risalatul Qusyairiyaah menyebutkan bahwa ikhlas berarti bermaksud menjadikan Allah sebagi satu-satunya sesembahan. Keikhlasan berarti menyucikan amal-amal perbuatan dari campur tangan sesama makhluk. Dikatakan juga keikhlasan berarti melindungi diri sendiri dari urusan individu manusia.
TANDA-TANDA IKHLAS SEORANG HAMBA
1. Tidak mencari populartias dan tidak menonjolkan diri
2. Tidak rindu pujian dan tidak terkecoh pujian.
Pujian hanyalah sangkaan orang kepada kita, padahal kita sendiri yang tahu keadaan kita yang sebenarnya. Pujian adalah ujian Allah, hampir tidak pernah ada pujian yang sama persis dengan kondisi dan keadaan diri kita yang sebenarnya.
3. Tidak silau dan cinta jabatan
4. Tidak diperbudak imbalan dan balas budi
5. Tidak mudah kecewa.
Seorang hamba Allah yang ikhlas yakin benar bahwa apa yang diniatkan dengan baik lalu terjadi atau tidak yang dia niatkan semuanya pasti telah dilihat dan dinilai oleh Allah SWT. Misal ketika kita menjenguk teman sakit di RS luar kota, ternyata ketika kita sampai yang bersangkutan telah sembuh dan pulang. Tentu sjaa kita tidka harus kecewa karena niat dan perjalan termasuk ongkos dan keletihannya sudah mutlak tercata dan tidak akan disia-siakan Allah.
Seorang hamba yang ikhlas sadar bahwa manusia hanya memiliki kewajiban menyempurnakan niat dan menyempurnakan ikhtiar. Perkara yang terbaik terjadi itu adalah urusan Allah.
Masalah kekecewaan yang wajar adalah jika berhubungan dengan urusan dengan Allah, kecewa ketika ternyata sholatnya tidak khusyu‘, ibadahnya tidak meningkat dsb.nya.
6. Tidak membedakan amal yang besar dan amal yang kecil
7. Tidak fanatis golongan
8. Ridha dan marahnya bukan karena perasaan pribadi
9. Ringan. Lahap dan nikmat dalam beramal
10. Tidak egis karena sellau mementingkan kepentingan bersama.
11. Tidak membeda-bedakan pergaulan.
IKHLASNYA SEORANG MUQARABBIN
Dalam kitab Al Hikan, karya Syeikh Ibnu Atho’ilah tentang kedudukan seorang hamba dalam amal perbuatannya, terdapat dua tingkatan kemuliaan seorang hamba ahli ikhlas, yakni hamba Allah yang abrar dan yang muqarrabin.
Keikhlasan seorang abrar adalah apabila amal perbuatannya telah bersih dari riya‘ baik yang jelas maupun tersamar. Sedangkan tujuan amal perbuatannya selalu hanya pahala yang dijanjikan Allah SWT. Adapun keikhlasan seorang hamba yang muqarrabin adalah ia merasa bahwa semua amal kebaikannya semata-mata karunia Allah kepadanya, sebab Allah yang memberi hidayah dan taufik.
Dengan kata lain, amalan seorang hamba yang abrar dinamakan amalan lillah, yaitu beramal karena Allah. Sedangkan amalan seorang hamba yang muqarrabin dinamakan amalan billah, yaitu beramal dengan bantuan karunia Allah. Amal lillah menghasilkan sekedar memperhatikan hukun dzahir, sedang amal billah menembus ke dalam perasaan kalbu.
Pantaslah seorang ulama ahli hikmah menasihatkan,“Perbaikilah amal perbuatanmu dengan ikhlas, dan perbaikilah keikhlasanmu itu dengan perasaan bahwa tidak ada kekuatan sendiri, bahwa semua kejadian itu hanya semata-mata karena bantuan pertolongan Allah saja.“
Tentulah yang memiliki kekuatan dashyat adalah keikhlasan seorang hamba yang muqarrabin yang senantiasa mendekatkan dirinya kepada Allah Azza wa Jalla.
Kamis, 29 November 2012
puisi bhs arab
Ya roob…
Alpha
َقد أَصَابَنِيْ كَثِيْرٌ مِنْ الْبَلْوَى الاَّئِمَةْ
telah menimpaku sekian banyak bala’ yang menyakitkan
الَّتِيْ رَمَتْ بِيْ إِلَى حَياَةٍ صَعْبَةٍ و شَديْدَةْ
yang mencampakkanku pada kehidupan nan sulit dan berat
و شَقَّتِ النَّفْسَ الْمُغَيَّمَةَ وَالْهِمَّةْ
Serta meremukkan jiwa yang redup dan segala asa
فَياَ رَبَّناَ...
Duhai Rabb kami…
هَلْ هَذَا الصَّبْرُ قاَئِمٌ عَلَى قَتْلِ اْلهَوَى؟
Akankah kesabaran ini bisa tegak ‘tuk memerangi hawa nafsu?
وَ أَنَا حَشِيْشٌ وَ قَدْ تَغُرُّنِيَ الدُّنْياَ
Sementara, diriku amat rapuh dan dunia terkadang menipuku
وَقَدْ يُجِفُّنِيَ اْلأَمَلُ عَلَى رَغْبَةٍ مُتْعِبَةْ
Dan, angan-angan kerap mengeringkanku di atas hasrat yang lelah
فَلاَ أَدْرِيْ... هَلْ مِنْ نُوْرٍ يَهْدِيْنِيْ إلَى اْلاِسْتِقَامَةْ ؟
Maka, aku tak pernah tahu…adakah setitik cahaya yang menunjukiku kepada istiqomah?
فَياَ رَبَّناَ...
Duhai Rabb kami…
بِرِيْحٍ صَفِيْرَةٍ أُرْسِلُ اْلقَصْدَ اْلجَلِيْ
Lewat angin yang berdesir kukirimkan keinginan yang tinggi
يَنْفُذُ حَدَّ اْلوَقْتِ وَاْلفَضَاءِ اْلخَفِيْ
Menembus batas waqtu dan ruang yang tersembunyi
أَمْسِكْ يَدَيَّ مِنْ ذُلَّةِ اْلفِتَنِ وَاْلمَعَاصِى
Genggamlah tanganku dari kerendahan fitnah dan ma’ashi
فَياَ رَبَّناَ...
Duhai Rabb kami…
اِنَّمَااْلجَنَّةُ هِيَ نِعْمَتُكَ اْلعَظِيْمَةْ
Hanyalah surga itu adalah nikmat-Mu nan agung
لاَ يَبْلُغُهَا إِلاَّ مَنْ هُوَ مُسْتَقِيْمٌ عَلَى الشَّرِيْعَةْ
Tidak akan mampu meraihnya kecuali seseorang yang istiqomah di atas syari’at
فَهَلْ مِنْ رَحْمَةٍ مِنْكَ يَارَبِّيْ لِعَبْدِكَ اْلفَقِيرْ
Maka, adakah seuntai rahmat dari-Mu, wahai Rabb-ku, bagi hamba-Mu yang papa
تُأَدِّيْنِيْ إِلَى مَا هُوَ عِنْدَكَ مِنْ خَيْرٍ كَبِيْرْ...
Yang ‘kan mengantarkanku menuju apa yang ada di sisi-Mu dari kebaikan nan berlimpah
فَياَ رَبَّناَ...
Duhai Rabb kami…
لَيْتَنِيْ أَطِيْرُ إِلَىالسَّمَاءِ السَّبْعَةْ
Andaikata ku bisa terbang ke langit ketujuh
مَعَ أَجْنِحَتِيْ الضَّعِيْفَةِ وَبَقِِيَّةِ اْلمَحَبَّةْ
Bersama sayap-sayapku yang lemah dan sisa-sisa cinta
أَشْكُوْ إِلَيْكَ عَلَى سَائِرِ سِيْرَتِيْ اْلمُمْتَدَّةْ
‘Kan kuadukan pada-Mu atas segenap sejarahku nan terbentang
بَيْنَ النََّفَسِ وَالدَّمْعِ وَمَرَارَةِ اْلمِحْنَةْ
Di antara nafas, airmata, serta pahitnya cobaan
فَياَ رَبَّناَ...
Duhai Rabb kami…
نَوِّرْنِيْ بِالْهُدَى وَالسَّعَادَةِ وَاْلاِسْتِقَامَةْ
Sinarilah diriku dengan hidayah, kebahagiaan, dan istiqomah
حَتَّى يَأْتِيَنِيَ اْليقِيْنُ بِلاَ خَسَارَةْ
Hingga kematian menjemputku tanpa ada kerugian
إِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدَّعْوَةْ
Sesungguhnya Engkau Maha Mendengar, Maha dekat, dan Maha Mengabulkan segala do’a
telah menimpaku sekian banyak bala’ yang menyakitkan
الَّتِيْ رَمَتْ بِيْ إِلَى حَياَةٍ صَعْبَةٍ و شَديْدَةْ
yang mencampakkanku pada kehidupan nan sulit dan berat
و شَقَّتِ النَّفْسَ الْمُغَيَّمَةَ وَالْهِمَّةْ
Serta meremukkan jiwa yang redup dan segala asa
فَياَ رَبَّناَ...
Duhai Rabb kami…
هَلْ هَذَا الصَّبْرُ قاَئِمٌ عَلَى قَتْلِ اْلهَوَى؟
Akankah kesabaran ini bisa tegak ‘tuk memerangi hawa nafsu?
وَ أَنَا حَشِيْشٌ وَ قَدْ تَغُرُّنِيَ الدُّنْياَ
Sementara, diriku amat rapuh dan dunia terkadang menipuku
وَقَدْ يُجِفُّنِيَ اْلأَمَلُ عَلَى رَغْبَةٍ مُتْعِبَةْ
Dan, angan-angan kerap mengeringkanku di atas hasrat yang lelah
فَلاَ أَدْرِيْ... هَلْ مِنْ نُوْرٍ يَهْدِيْنِيْ إلَى اْلاِسْتِقَامَةْ ؟
Maka, aku tak pernah tahu…adakah setitik cahaya yang menunjukiku kepada istiqomah?
فَياَ رَبَّناَ...
Duhai Rabb kami…
بِرِيْحٍ صَفِيْرَةٍ أُرْسِلُ اْلقَصْدَ اْلجَلِيْ
Lewat angin yang berdesir kukirimkan keinginan yang tinggi
يَنْفُذُ حَدَّ اْلوَقْتِ وَاْلفَضَاءِ اْلخَفِيْ
Menembus batas waqtu dan ruang yang tersembunyi
أَمْسِكْ يَدَيَّ مِنْ ذُلَّةِ اْلفِتَنِ وَاْلمَعَاصِى
Genggamlah tanganku dari kerendahan fitnah dan ma’ashi
فَياَ رَبَّناَ...
Duhai Rabb kami…
اِنَّمَااْلجَنَّةُ هِيَ نِعْمَتُكَ اْلعَظِيْمَةْ
Hanyalah surga itu adalah nikmat-Mu nan agung
لاَ يَبْلُغُهَا إِلاَّ مَنْ هُوَ مُسْتَقِيْمٌ عَلَى الشَّرِيْعَةْ
Tidak akan mampu meraihnya kecuali seseorang yang istiqomah di atas syari’at
فَهَلْ مِنْ رَحْمَةٍ مِنْكَ يَارَبِّيْ لِعَبْدِكَ اْلفَقِيرْ
Maka, adakah seuntai rahmat dari-Mu, wahai Rabb-ku, bagi hamba-Mu yang papa
تُأَدِّيْنِيْ إِلَى مَا هُوَ عِنْدَكَ مِنْ خَيْرٍ كَبِيْرْ...
Yang ‘kan mengantarkanku menuju apa yang ada di sisi-Mu dari kebaikan nan berlimpah
فَياَ رَبَّناَ...
Duhai Rabb kami…
لَيْتَنِيْ أَطِيْرُ إِلَىالسَّمَاءِ السَّبْعَةْ
Andaikata ku bisa terbang ke langit ketujuh
مَعَ أَجْنِحَتِيْ الضَّعِيْفَةِ وَبَقِِيَّةِ اْلمَحَبَّةْ
Bersama sayap-sayapku yang lemah dan sisa-sisa cinta
أَشْكُوْ إِلَيْكَ عَلَى سَائِرِ سِيْرَتِيْ اْلمُمْتَدَّةْ
‘Kan kuadukan pada-Mu atas segenap sejarahku nan terbentang
بَيْنَ النََّفَسِ وَالدَّمْعِ وَمَرَارَةِ اْلمِحْنَةْ
Di antara nafas, airmata, serta pahitnya cobaan
فَياَ رَبَّناَ...
Duhai Rabb kami…
نَوِّرْنِيْ بِالْهُدَى وَالسَّعَادَةِ وَاْلاِسْتِقَامَةْ
Sinarilah diriku dengan hidayah, kebahagiaan, dan istiqomah
حَتَّى يَأْتِيَنِيَ اْليقِيْنُ بِلاَ خَسَارَةْ
Hingga kematian menjemputku tanpa ada kerugian
إِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدَّعْوَةْ
Sesungguhnya Engkau Maha Mendengar, Maha dekat, dan Maha Mengabulkan segala do’a
Pengorbanan dan cinta
Pengorbanan dan cinta
“Seseorang tidak akan mulia karena apa
yang ia miliki, tetapi ia akan mulia karena apa yang ia lakukan untuk orang
lain. Dan kamu akan memperoleh hal tersebut dalam indahnya ukhuwah.”
Para Rasul dan Anbiya adalah tauladan
terbaik yang telah membuktikan betapa besarnya pengorbanan yang telah mereka
lakukan untuk menggapai Ridho Allah. Mereka adalah sosok-sosok pilihan yang
selalu memikirkan umatnya. Apa-apa yang telah mereka lakukan ini membuat mereka
mulia di dunia dan di akhirat kelak, baik di hadapan manusia terlebih di
hadapan Allah.
Abu bakar Ash-Shidiq ra adalah sosok
mulia, beliau menginfakkan semua hartanya di Jalan Allah dan atas pengorbanan
yang telah beliau lakukan. Rasulullah telah mengabarkan bahwa ia termasuk
kedalam salah satu sahabat yang telah di janjikan dengan syurga. Semua yang
dilakukan oleh insan-insan mulia tersebut adalah karena adanya cinta kepada
Allah. Cinta yang tercermin dalam perilaku. Cinta yang menggerakkan. Cinta yang
melahirkan cinta. Cinta yang termanivestasikan dalam pengorbanan.
Mencintai yang dicintai oleh yang
Tercinta adalah bagian dari mencintai yang Tercinta. Maka mencintai orang-orang
yang di cintai oleh Yang Maha Mencintai adalah sebuah keniscayaan. Dalam
mencintai mutlak adanya pengorbanan. Pengorbanan yang dilakukan atas dasar
cinta akan memunculkan rasa saling menyayangi dan timbulnya ukhuwah.
Pengorbanan dalam ukhuwah akan menguatkan rasa saling mencintai. Cinta yang
berujung pada keridhoan Allah. Allah sangat mencintai orang-orang yang
berkorban untuk mendapatkan keridhoan-Nya, karena itu menunjukkan cinta sejati
pada Allah. Tidaklah mengherankan apabila salah satu golongan yang akan di
naungi oleh Allah adalah orang yang saling mencintai karena Allah.
Rasulullah saw bersabda: ” Tujuh
orang yang akan dinaungi Alloh dalam naungan-Nya yaitu: Imam (pemimpin) yang
adil, pemuda yang tumbuh dewasa dalam beribadah pada Allah, orang yang hatinya
selalu terikat pada masjid, dua orang yang saling mencintai karena Allah,
berkumpul karena Allah dan berpisah karena Allah pula, seorang lelaki yang
dirayu oleh seorang wanita yang mempunyai kedudukan dan kecantikan tetapi ia
menolaknya seraya berkata ‘Aku takut kepada Allah’, orang yang bersedekah
sehingga tangan kirinya tidak mengetahui apa yang diperbuat oleh tangan
kanannya, dan seorang yang berdzikir kepada Allah sendirian lalu menitikkan
airmatanya.” (HR. Bukhari Muslim)
Diriwayatkan oleh Imam Muslim dalam
kitab Shahih-nya dari Abu Hurairah ra. bahwa Rasulullah bersabda: “Ada seorang
lelaki yang ingin mengunjungi saudaranya di sebuah desa. Di dalam perjalanannya
Allah mengutus seorang malaikat untuk mengawasinya. Ketika lelaki itu sampai
padanya, malaikat itu berkata, ‘Kemanakah engkau akan pergi?’ Lelaki itu
menjawab, ‘Aku ingin mengunjungi saudaraku di desa ini.’ Malaikat itu bertanya
lagi, ‘Apakah engkau punya kepentingan dari kenikmatan di desa ini?’ Lelaki itu
menjawab, ‘Tidak, hanya saja aku mencintainya karena Allah.’ Kemudian malaikat
itu berkata, ‘Sesungguhnya aku adalah utusan Allah yang diutus kepadamu, bahwa
Allah juga mencintaimu sebagaimana kamu mencintai-Nya.”
Menjadikan orang-orang yang telah
dikenal kemuliaan akhlaqnya sebagai sahabat dapat menjadikan persahabatan
tersebut ibarat sebuah madrasah. Madrasah yang dapat di jadikan sebagai tempat
meningkatkan kualitas diri. Madrasah yang terdapat cinta di dalamnya.
“Dan yang mempersatukan hati mereka
(orang-orang beriman) meskipun engkau membelanjakan semua (kekayaan) yang ada
di muka bumi, niscaya engkau tidak dapat mempersatukannya, akan tetapi
Allah-lah yang telah mempersatukan hati mereka.” (QS Al Anfal: 63)
obat alami
Khasiat Daun Sirsak Untuk Kesehatan
Khasiat daun sirsak,-Khasiat daun sirsak untuk kesehatan terlihat dengan
kemampuannya untuk mengobati berbagai penyakit baik itu penyakit kronis maupun
non kronis dengan tuntas aman dan tanpa efek samping. Kandungan berbagai
senyawa di dalamnya yang berperan sebagai antioksidan dan antikanker menjadikan
daun sirsak mampu bekerja dengan sangat baik dalam pencegahan dan pengobatan
berbagai penyakit degeneratif. Khasiat daun sirsak untuk kesehatan atara lain
mampu mengobati penyakit ambeien, asam urat, darah tinggi, ginjal, jantung,
stroke, liver, radang paru-paru, diabetes, komplikasi, keputihan dan yang
paling luar biasa adalah khasiat daun sirsak sebagai antikanker.
Kemampuan khasiat daun sirsak untuk kanker telah terbukti dan teruji, materi
inilah yang akan saya kaji lebih dalam lagi, semoga bermanfaat :)
Khasiat Daun Sirsak Sebagai Antikanker
Khasiat
daun sirsak,- Seperti yang telah di
sebutkan di atas, khasiat daun sirsak sebagai antikanker khasiat daun
sirsak yang paling luar biasa. Berbagai peneliatian ilmiah menemukan fakta
bahwa daun sirsak memiliki kandungan senyawa antikanker yang bernama
acetogenins. Acetogenins ini memiliki daya kerja 10.000 kali lipat lebih kuat
dalam menghambat pertumbuhan sel kanker dibandingkan dengan kemoterapi dengan
menggunakan adriamicyn.
Dalam menghambat sel
kanker, daun sirsak akan bekerja dengan sangat selektif, ia hanya akan
mamatikan sel kanker tanpa melukai sel yang masih sehat. Dari segi efek
sampingnya, daun sirsak tidak akan menimbulkan efek samping seperti halnya pada
pengobatan kemoterapi. Mual berlebihan, berat badan berkurang, dan rambut
rontok tidak akan terjadi dengan pengobatan menggunakan daun sirsak.
Khasiat daun sirsak
sebagai antikanker ditunjukan dengan reaksi daun sirsak yang sigap untuk
menghadang pertumbuhan sel kanker. Adapun cara kerja daun sirsak sebagai
antikanker antara lain:
- Inaktivasi Karsinogen : Khasiat daun sirsak dapat menonaktifkan zat aktif yang dapat menyebabkan kanker.
- Antiproliferasi : Dapat menghambat proses perbanyakan sel yang abnormal pada kanker
- Penghambat siklus sel : Pada kanker dapat terjadi tidak berhasilnya pengendalian siklus pembelahan sel. Dimana sel akan mengalami pembelahan secara tepat dan terus menerus. acetogenins sebagai zat ber khasiat daun sirsak dapat berfungsi untuk menghambat siklus pembelahan sel abnormal ( kanker ) tersebut.
- Induksi apoptosis dan diferensiasi : Dapat merangsang proses bunuh diri pada sel kanker.
- Inhibisi angiogenesis : Dapat menghambat pembentukan pembuluh darah baru pada sel kanker yang bertugas dalam menyediakan makanan/nutrisi bagi perkembangan sel kanker. Apabila sel kanker tidak mendapatkan nutrisi yang cukup, maka sel kanker akan melemah dan kemudian mati.
Itulah cara kerja dan khasiat
daun sirsak sebagai antikanker yang mampu menghambat sel kanker dengan
kekuatan 10.000 kali lipat dibandingkan dengan kemoterapi.
Sejarah Penemuan Khasiat Daun Sirsak Sebagai Antikanker
Penemuan khasiat daun
sirsak sebagai antikanker itu berawal dari penelitian di Universitas
Purdue, Amerika Serikat, yang berhasil membuktikan buah sirsak efektif membunuh
sel-sel kanker.Para ilmuwan dari Amerika Utara mempelajari pohon legendaris yang memiliki kemampuan penyembuhan ini. Melalui puluhan tes in vitro, para ilmuwan menemukan kemampuan daun Sirsak untuk membunuh sel-sel ganas pada 12 jenis kanker yang berbeda, termasuk usus besar, payudara, prostat, paru-paru, dan kanker pancreas (Susanto, 2011).
Penelitian laboratorium menunjukkan hal itu terjadi 10.000 kali lebih kuat dalam membunuh sel kanker usus besar daripada adriamycin, obat kemoterapi yang umum digunakan. Daun Sirsak (Graviola), tidak seperti kemoterapi, dapat membunuh sel kanker tanpa merusak sel sehat (Susanto,2011).
Secara ilmiah, kemampuan daun sirsak ini sebagai obat penyembuh kanker sebenarnya sudah berhasil di analisa oleh para ahli farmasi di Amerika pada medio tahun 1976. Hal ini didukung oleh sebuah tulisan yang tercantum dalam sebuah memo internal di National Cancer Institute pada tahun 1976, "sebuah pohon dengan kekuatan penyembuhan akan diketahui oleh publik Amerika sekitar tahun 2000, setelah jutaan nyawa sudah hilang karena kanker dan efek penolong terbesar, kemoterapi" (Susanto,2011).
Di Asia, penelitian serupa dilakukan di Korea Selatan. Suatu studi yang dipublikasikan dalam the Journal of Natural Products menyatakan, studi yang dilakukan di Catholic University di Korea Selatan menyebutkan bahwa salah satu unsur kimia bernama annonaceous acetogenin yang terkandung di dalam graviola, mampu memilih, membedakan, dan membunuh sel kanker yang berkembang di usus besar (Yulianti,2011).
Beberapa bagian dan pohon ini, seperti kulit kayu, akar, daun, daging buah, dan bijinya, selama berabad-abad dijadikan obat oleh suku bangsa itu. Graviola atau sirsak diyakini masyarakat Amazon sebagai obat sakit jantung, asma, gangguan fungsi lever (hati), dan rematik.
Itulah informasi lengkap
mengenai khasiat daun sirsak sebagai antikanker pada khususnya. Kini pengolahan
khasiat daun sirsak sebagai antikanker tidak hanya terbatas pada
pengobatan dengan menggunakan rebusan daun sirsaknya saja, yang terbaru yang
akan saya perkenalkan kepada Anda adalah olahan daun sirsak sebagai antikanker
yang dipadukan dengan jus kulit manggis dalam kemasan obat herbal ace maxs. Jus kulit
manggis ini memiliki efek yang sama sebagai obat herbal multikhasiat yang mampu
mengobati berbagai penyakit dengan tuntas aman dan tanpa efek samping, Anda
yang ingin mengtahui bagaimana keampuhan produk ini, segera saja pesan kepada
kami agen obat ace maxs terbesar yang melayani pemesanan ke seluruh wilayah
Indonesia dengan layanan kirim barang terlebih dahulu setelah barang diterima
baru lakukan pembayaran (khusus untuk pemesanan 3 botol ke bawah).Informasi
produk selengkapnya silakan klik jus kulit manggis murah
Langganan:
Postingan (Atom)
